Search

Here, There, & Everywhere

my travel notes

Tag

Hong Kong China Ferry Terminal

Jalan-jalan di Hong Kong Island Bersama Rendra

20151029_153210 1
The Peak, 2015

Hari berikutnya kami berencana jalan-jalan di seputaran Hong Kong Island. Dari hostel kami berjalan ke Kowloon Point Ferry Piers at Salisbury Road. Kami naik ferry untuk menyeberang ke Hong Kong Island. Perjalanan naik ferry ini sangat menyenangkan, kita bisa melihat pemandangan gedung-gedung tinggi yang berjajar di Hong Kong island.

DSC_0195
di atas ferry

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, ferry yang bernama Star Ferry ini sudah menjadi tumpuan hidup warga Hong Kong sejak 100 tahun lalu, tidak pernah berhenti beroperasi kecuali saat ada angin topan. Untuk menyeberangi lautan dari Kowloon ke Hong Kong Island, ferry adalah alat transportasi yang paling murah (lebih murah daripada MTR). Ada dua jenis tempat duduk di ferry ini, yaitu upper deck dan lower deck. Tarif untuk upper deck adalah HKD 2,5, sedangkan untuk lower deck HKD 2. Pilihlah tempat duduk upper deck agar bisa melihat pemandangan dengan leluasa. Pintu masuk di dermaga dibedakan untuk upper deck dan lower deck, jangan salah masuk, perhatikan petunjuk arahnya. Interval keberangkatan ferry ini cukup cepat yaitu antara 10 – 20 menit. Waktu tempuhnya dari dermaga Kowloon ke Central sekitar 15 menit. Tiket ferry bisa dibayar menggunakan Octopus Card.

DSC_0202
Star Ferry

Tujuan kami yang pertama adalah Victoria Park. Sebenarnya kami kesana hanya karena ingin merasakan naik tram. Tram hanya ada di Hong Kong Island mulai dari Northpoint di sisi Timur hingga Kennedy Town di sisi paling Barat. Setelah keluar dari Central Pier kami berjalan melewati jembatan panjang menuju halte tram terdekat. Kami naik tram menuju Victoria Park di daerah Causeway Bay. Cara naik tram ini adalah naiknya dari pintu belakang, kemudian keluar dan bayarnya di pintu depan. Tram bisa dibayar menggunakan Octopus Card.

DSC_0227
Tram

Kami turun tepat di depan Victoria Park. Victoria Park adalah sebuah taman luas yang di dalamnya terdapat fasilitas olah raga, yaitu antara lain lapangan basket dan futsal. Taman ini diberi nama sesuai dengan nama Ratu Inggris yaitu Queen Victoria mengingat Hong Kong merupakan bagian dari negara persemakmuran Inggris sebelum tahun 1997. Victoria Park menjadi tempat berkumpulnya pahlawan devisa dari Indonesia pada hari Minggu, hari libur mereka. Kami ke taman ini pada hari Selasa, jadi taman ini sepi sekali. Di pintu masuk taman terdapat patung Queen Victoria yang sedang duduk di singgasana.

DSC_0236
Victoria Park

Setelah beristirahat duduk-duduk di taman, kami melanjutkan perjalanan menuju The Peak. Kami naik Peak Tram dari Lower Peak Tram Terminus yang berlokasi di Garden Road, Central. Peak Tram adalah tram khusus yang berjalan di jalur menanjak hingga 50 derajat kemiringan. Tram ini akan mengantarkan kami menuju Victoria Peak. Peak tram beroperasi setiap hari mulai jam 7 pagi sampai tengah malam. Interval keberangkatan tram ini adalah setiap 10 sampai 15 menit. Waktu tempuh menuju The Peak adalah sekitar 7 menit. Perjalanan cukup seru dan mendebarkan karena tram ini berjalan menanjak dengan kemiringan hampir 50 derajat. Tiket satu paket naik Peak Tram + Museum Madam Tussaud + Sky Terrace adalah HKD 220 per orang.

DSC_0268
Peak Tram

Begitu sampai di atas kami langsung naik menuju Sky Terrace. Sky Terrace adalah tempat tertinggi untuk melihat kemegahan gedung-gedung pencakar langit Hong Kong dari atas The Peak. Dengan ketinggian 428 mdpl, Sky Terrace adalah tempat tertinggi dan terbaik dimana kita bisa melihat Hong Kong dari ketinggian yang menakjubkan dengan daya pandang seluas 360′. Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Sky Terrace adalah mulai sore sampai malam. Jadi kita bisa melihat pemandangan dengan dua waktu yang berbeda. Pada malam hari pemandangan Hong Kong dari The Peak semakin terlihat indah karena lampu-lampu dari gedung-gedung tinggi menyala. Tapi karena waktu itu kami sampai disana masih siang hari maka kami melewatkan pemandangan malam harinya. Di Hong Kong matahari terbenam sekitar pukul 7 malam, jadi terlalu lama jika menunggu sampai gelap.

20151029_154323
Sky Terrace

Setelah puas melihat view kota Hong Kong dari Sky Terrace kami turun menuju Madame Tussauds Museum. Madame Tussauds Museum adalah sebuah museum lilin terkenal di London, Inggris, dengan cabang-cabang di beberapa kota besar di dunia, termasuk di Hong Kong. Museum ini pertama kali didirikan oleh pematung lilin Marie Tussaud. Patung-patung lilin Madame Tussauds terdiri atas tokoh-tokoh sejarah, keluarga kerajaan, bintang film, atlet tenar dan tokoh-tokoh kriminal yang tenar.

DSC_0371
Mama nempel sama Harry Styles aja

Rendra sangat menikmati kunjungan kami ke museum ini. Dia bersemangat untuk berfoto dengan patung-patung lilin. Tumben ya… biasanya susah banget disuruh senyum pas foto apalagi disuruh bergaya. Disini dia mau disuruh bergaya mengikuti gaya si patung dan juga sambil tersenyum lebar.

DSC_0383
Kung fu sama Jackie Chan

Hari sudah sore ketika kami turun dari Victoria Peak. Kami naik Peak Tram lagi kemudian naik MRT untuk kembali ke Kowloon. Kami mampir sebentar ke Tsim Sha Tsui Promenade untuk melihat view gedung-gedung pencakar langit di Hong Kong island. Cuaca sore ini mendung dan berkabut sehingga pemandangan menjadi tidak terlihat jelas. Sebenarnya  ada pertunjukan laser Symphony of Lights yang dimulai setiap pukul 20.00, tapi karena saat itu waktu baru menunjukkan pukul 17.30 maka terlalu lama jika kami menunggu. Kami masih harus berbelanja oleh-oleh malam ini. Rendra sudah terlihat lelah dan mengantuk tapi dia juga berulang kali mengingatkan agar jangan lupa membeli oleh-oleh untuk guru-gurunya. Oleh karena itu kami segera menuju Ladies Market untuk berbelanja.

DSC_0486
Promenade

Sampai disini petualangan Rendra di Hong Kong…. sampai jumpa di petualangan Rendra berikutnya ^_^

 

DSC_0366
Marilyn Monroe
DSC_0452
The Hulk
DSC_0406
Muhammad Ali
DSC_0454
Doraemon

 

DSC_0391
Bruce Lee
DSC_0432
The Beatles

 

 

 

 

Hong Kong Day 4: Menghabiskan pagi di Avenue of Stars

Avenue of Stars
Avenue of Stars

Hari ini adalah hari terakhir kami di Hong Kong. Nanti siang kami akan berangkat menuju Macau. Sebelum berangkat ke Macau pagi ini kami sempatkan dulu untuk berkunjung lagi ke Avenue of Stars. Hari senin lalu kami belum sempat mengeksplor tempat ini sampai tuntas.

Salisbury Road
Salisbury Road

Pukul 9.00 kami berjalan menuju Avenue of Stars yang lokasinya berada di Tsim Sha Tsui Promenade. Sebelumnya kami mampir dulu di Sevel untuk membeli sarapan. Saya membeli sayap ayam madu yang bisa dihangatkan di microwave dan Rere membeli roti. Makanan ini kami bawa untuk dimakan disana. Sesampainya disana kami duduk di kursi dan makan bekal sarapan kami. Yummyyy… enak juga ayamnya.

DSC_0487
pura-pura jadi bintang film

Selesai makan, kami berjalan di sepanjang Avenue of Stars dan berfoto di obyek-obyek foto yang ada disana. Obyek foto yang ada semuanya berkaitan dengan industri film karena Avenue of Stars ini dibangun untuk memberikan penghargaan kepada para pekerja industri film Hong Kong. Selain itu juga untuk meningkatkan industri pariwisata Hong Kong yang terbukti memang sangat berhasil, mengingat Avenue of Stars telah menjadi icon pariwisata Hong Kong. Belum ke Hong Kong rasanya bila belum mengunjungi tempat ini dan berfoto dengan latar belakang Hong Kong Island dari sini.

Tapak tangan Jackie Chan
Tapak tangan Jackie Chan

Kemudian kami mengamati cetakan tapak tangan dan tanda tangan pesohor industri film Hong Kong, antara lain Jackie Chan, Jet Li, Andy Lau, Michele Yeoh, Bricitte Lin, Tony Leung. Ada juga bintang-bintang film Hong Kong yang namanya tertulis tapi tidak ada tapak tangannya yaitu Bruce Lee, Stephen Chow, dan Chow Yun Fat. Sebenernya masih banyak yang lainnya, tapi saya ga kenal. Rere yang banyak tau soal celebrity Hong Kong ini. Yang paling ramai di kawasan ini adalah Patung Bruce Lee. Patung ini selalu dipadati pengunjung yang ingin berfoto disini.

Patung Bruce Lee
Patung Bruce Lee

Ketika hari makin siang kami kembali ke hostel untuk packing dan check out. Kami akan melanjutkan perjalanan ke Macau dengan ferry. Setelah check out kami naik taxi menuju Hong Kong China Ferry Terminal yang terletak di 33 Canton Road, Tsim Sha Tsui, Kowloon. Tiket ferry menuju Macau langsung dibeli disini. Kami menggunakan jasa TurboJET ferry yang harga tiketnya HKD 159 per orang. Kemudian kami melewati imigrasi dan menunggu di ruang tunggu.

TurboJET
TurboJET

Bye… bye….. Hong Kong…. See you again soon. Tunggu kedatangan saya tahun depan bersama rendra. Hahaha…..

Nemu tulisan ini di jalan underground penghubung stasiun MTR
Nemu tulisan ini di jalan underground penghubung stasiun MTR. It’s so damn TRUE…
Selfie pake kamera SLR
Selfie pake kamera SLR

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Nicoline's Journal

by Nicoline Patricia Malina

Alid Abdul

Travel till you die!

Harival Zayuka

Just another WordPress.com site

My Sanctuary

my travel notes

Claraberkelana.com

Travel Stories

The Traveling Cows

my travel notes