Pantai Klayar Pacitan
Pantai Klayar Pacitan

Pacitan…. adalah kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang sama sekali belum pernah saya singgahi sebelumnya. Saya sudah sering mendengar bahwa di Pacitan ini banyak terdapat pantai yang indah, tapi karena lokasinya yang cukup jauh dari Surabaya maka saya belum pernah berkunjung kesana. Jadi sewaktu ada kesempatan untuk kesana saya pun langsung mengambilnya.

Makan sate ayam Ponorogo
Makan sate ayam Ponorogo

Saya berangkat ke Pacitan bersama teman kantor saya, Aisyah dan seorang driver rental mobil. Sebelum ke Pacitan, kami harus pergi ke Magetan dan Ponorogo dulu untuk menyelesaikan tugas kami. Pada saat di Ponorogo kami singgah makan siang di depot sate ayam H. Tukri. Kuliner yang paling khas di Ponorogo memang sate ayamnya, dan depot H. Tukri ini adalah yang paling terkenal. Alamatnya di Jalan Lawu gang 1 no 43 Nologaten. Satenya memang enak sih, tapi porsinya terlalu besar buat saya, jadi ga abis deh.  Setelah makan sate, sekitar pukul 15.30 wib kami berangkat menuju Pacitan. Yipeeee…..

Kabupaten Pacitan berlokasi di balik gunung, jadi jalan kesana berliku-liku naik turun melewati gunung dan sungai. Pemandangan selama di perjalanan sangat indah, bukit-bukit, tebing-tebing dan sungai besar berbatu-batu terpampang di sepanjang perjalanan ini. Saya yang berencana mau minum obat tidur supaya gak mabuk jadi urung menelan obat itu. Lebih baik melihat pemandangan selama di perjalanan secara ini pertama kali saya melewati jalan ini. Lama perjalanan dari Ponorogo ke Pacitan adalah sekitar dua jam. Untungnya pada saat itu cuaca cerah, karena yang dikhawatirkan jika cuaca buruk akan terjadi longsor di beberapa titik yang akan menghambat perjalanan. Bahkan akhir tahun lalu salah satu jembatan putus akibat banjir sehingga jalan Ponorogo-Pacitan pun terputus. Sekarang di dekat jembatan yang putus itu telah dibangun jembatan darurat yang berukuran kecil sehingga harus bergantian melewatinya.

Alloro Guesthouse
Alloro Guesthouse

Pukul 17.30 sampailah kami di ibukota Kabupaten Pacitan. Kami sudah memesan dua kamar di Alloro Guesthouse, penginapan terbaik yang ada di Pacitan. Harga kamar deluxe di sini adalah Rp490 ribu per malam, sedangkan kamar standar (kamar mandi luar) harganya  Rp205 ribu per malam. Alamat guesthouse ini di Jl K. Umar No. 12 Pacitan, no telp  0357-886690. Lebih baik memesan dulu kalo mau kesini karena kamarnya sangat terbatas, hanya 9 kamar saja. Kamar deluxe yang kami tempati sangat bagus dan luas, serta pastinya bersih sekali karena guesthouse ini termasuk bangunan baru.

Setelah menaruh barang di kamar dan melemaskan badan di kasur sebentar, saya punya ide untuk mengunjungi Pantai Teleng Ria, pantai yang terdekat dari kota Pacitan. Kami pun langsung berangkat kesana karena hari sudah sangat sore. Lokasi Pantai Teleng Ria ini hanya lima menit berkendara dari guesthouse. Sesampainya disana kami membayar tiket masuk Rp 5 ribu per orang ditambah parkir mobil Rp 3 ribu. Pantai ini lumayan bagus dan bersih untuk ukuran pantai yang mudah diakses dari kota. Pantai ini berbentuk teluk yang cukup panjang. Kami tidak berlama-lama disini karena pada saat itu sudah pukul 6 sore, sebentar lagi langit akan gelap.

Pantai Teleng Ria
Pantai Teleng Ria

Dari Pantai Teleng Ria kami langsung kembali ke guesthouse. Besok kami berencana untuk berangkat pukul 6 pagi ke Pantai Klayar, pantai yang merupakan tujuan utama kami datang ke Pacitan (selain bekerja tentunyaa… Hehehe…).

Besoknya pukul 6 pagi kami sudah siap untuk berangkat ke Pantai Klayar.  Cihuuuyyy….. Pantai Klayar ini terletak di Desa Kalak Kecamatan Donorejo yang berjarak sekitar 40 km dari Kota Pacitan. Waktu tempuh dari Kota Pacitan menuju pantai ini sekitar satu jam. Untuk menuju kesana, dari Kota Pacitan pergilah ke arah Desa Sedeng dan kemudian Kecamatan Punung. Di jalan-jalan Kota Pacitan sudah terdapat papan petunjuk jalan untuk menuju Sedeng dan Punung. Ikuti saja petunjuk jalannya, setelah sampai di Punung akan ada papan petunjuk untuk menuju Pantai Klayar di sebelah kiri jalan. Beloklah ke kiri kemudian ikuti saja petunjuk jalan yang ada di setiap persimpangan. Sangat mudah kok, gak akan kesasar.

Di awal perjalanan, jalanan yang kami lewati cukup lebar dan sangat mulus, kemudian di tengah perjalanan jalannya jadi menyempit, hanya cukup untuk satu kendaraan. Tapi sebenarnya jalan itu sudah dalam proses untuk dilebarkan, namun belum diaspal. Jalan yang kami tempuh berliku-liku, dengan belokan tajam, naik dan turun bukit yang cukup curam. Setelah satu jam perjalanan, dari atas bukit terlihatlah pantai yang indah itu. Akhirnya sampai juga kita di Pantai Klayar….

Jalan masuk menuju Pantai Klayar
Jalan masuk menuju Pantai Klayar

Dan apa yang terlihat di hadapan kami… pemandangan yang sangat sangat indah…..

Indah kaan....
Indah kaan….

Bener-bener ga rugi jauh-jauh kesini menempuh perjalanan tujuh jam dari Surabaya ke Pacitan, ditambah satu jam dari Pacitan ke pantai ini. Semua terbayar sudah rasa lelah itu (sebenernya sih emang ga ada ruginya sama sekali, wong kami kesini dibayarin kantor, ya malah untung banget kan, udah transport n hotel dibayarin, dikasih uang lelah lagi. Terima kasih ya Allah…..).

Panas yess... Gapapa yg penting bahagia...
Panas yess… Gapapa yg penting bahagia…
The Lagoon
The Lagoon

Rasanya susah dipercaya bahwa pantai seindah ini ada di Pulau Jawa, karena sepengetahuan saya pantai di Pulau Jawa itu standar-standar aja. Pantai Klayar ini memiliki pasir yang putih dan garis pantainya panjang. Air lautnya berwarna biru turqoise yang biasanya hanya ada di pantai-pantai di luar Pulau Jawa. Di sebelah barat terdapat tebing yang tinggi yang mengingatkan saya pada pantai-pantai di Bali. Dan yang membuat pantai ini semakin terlihat eksotis adalah dua gugusan batu karang yang mengapit pantai di sebelah timur sehingga terlihat seperti laguna. Laguna ini sangat indah dengan gulungan ombak yang menghantam dinding karang dan kemudian memecah dan berputar di hamparan pasir putih. Ombak yang dengan kuatnya menghempas batu karang ini menimbulkan efek air terjun di dindingnya dengan buih-buih putih yang cantik.

Gugusan Karang
Gugusan Karang

Oya, di balik gugusan batu karang di sisi timur terdapat fenomena alam yang disebut seruling samudra. Seruling samudra adalah air mancur yang keluar dari celah batu karang. Ketika ombak besar datang, sebagian airnya masuk ke bawah batu dan menyembur ke atas seperti air mancur raksasa yang bisa mencapai ketinggian hingga sepuluh meter. Air mancur ini juga disertai dengan suara mirip siulan sehingga dinamakan seruling samudra. Akan tetapi sayangnya pada saat kami kesana kami tidak bisa melihat seruling samudra ini karena tidak ada pemandu yang berjaga disana. Untuk melihat seruling samudra ini kita harus ditemani oleh pemandu karena lokasinya cukup berbahaya bila ombak besar datang. Di batu karang tertulis peringatan “dilarang masuk tanpa pemandu” dan ada pagar penutupnya juga. Jika air laut sedang pasang maka otomatis kita tidak bisa masuk ke lokasi seruling samudra karena jalannya tertutup air laut. Sebenarnya pada saat kami kesana air laut sedang surut sehingga jalannya terbuka, tapi apa daya, pemandunya tidak datang-datang juga. Ga mungkin mau nekat juga, saya kan masih waras. Semoga lain kali diberi kesempatan kesana lagi untuk melihat seruling samudra….

Tangga menuju Seruling Samudra... sayang ga bisa kesana... Hiks
Tangga menuju Seruling Samudra… sayang ga bisa kesana… Hiks

Karena tidak bisa melihat seruling samudra maka kami bermain-main saja di pantai laguna. Bermain ombak, berlari-larian, tidur-tiduran di pasir, dan yang pasti berfoto dengan berbagai macam pose. Pada saat itu pantai ini sangat sepi sekali, hanya ada kami bertiga disitu yakni aku, aisyah, dan mas driver yang jadi fotografer kami. Menyenangkan sekali…., serasa punya pantai pribadi… ^_^

Me at The Lagoon
Me at The Lagoon
Say Hii to The Ocean....
Say Hii to The Ocean….
Serasa private beach
Serasa private beach

Setelah hari semakin beranjak siang dan sang pemandu yang ditunggu tidak datang-datang juga, kami akhirnya meninggalkan pantai itu. Bye..bye… Pantai Klayar yang cantik mempesona…. Semoga kami bisa mengunjungimu lagi di lain waktu.

Bermain air
Bermain air
Yipeee.... senangnyaaa....
Yipeee…. senangnyaaa….
Love this beach...
Love this beach…