IMG_7251 (2)
Hogwarts Castle

Pagi ini kami berpindah kota ke Osaka. Kami berangkat menuju Osaka menaiki kereta. Sesampainya di Osaka Station, kami menitipkan koper di locker stasiun. Setelah itu kami langsung berangkat ke Unversal Studio Japan. Tiket USJ sudah kami beli lewat Klook yang harganya lebih murah daripada membeli langsung di lokasi. Harga tiket USJ jika membeli di lokasi adalah JPY 7600, tapi bila membeli di Klook ada diskon. Di Klook banyak promo yang dapat kita manfaatkan sehingga harga tiket tempat wisata jadi lebih murah.

IMG_7349
Hogwarts Express

Tujuan utama kami ke USJ tentunya adalah ke The Wizarding World of Harry Potter. Walaupun saya sudah pernah tapi tetap semangat untuk kesini lagi. Begitu masuk ke dalam USJ kami buru-buru menuju Timed Entry Ticket Machine Harry Potter untuk mengambil tiket masuk yang paling pagi. Berdasarkan pengalaman saya sebelumnya, semakin siang akan semakin ramai dan semakin panjang antrian di wahana utamanya, Harry Potter and The Forbidden Journey. Jadi tahan dulu ya foto-fotonya, nanti saja setelah selesai bermain.

IMG_7440
Weasley’s car

Setelah masuk ke area Wizarding World of Harry Potter kami melewati jalan setapak yang suasananya seperti hutan Hogwarts. Disini kami mendengar suara-suara makhluk di hutan seperti kodok dengan musik legendaris Harry Potter. Dalam perjalanan menuju gerbang Hogsmeade kita akan menemukan mobil Weasley yang rusak di hutan, seperti yang diceritakan pada salah satu buku Harry Potter. Tak lama kemudian sampailah kami di gerbang Hogsmeade, desa sihir yang terletak di dekat Hogwarts. Persis di baliknya ada Hogwarts Express, kereta yang membawa murid-murid Hogwarts dari London ke Hogwarts.

IMG_7351
Hogsmeade

Kami langsung menuju ke wahana Harry Potter and The Forbidden Journey yang berada di dalam Hogwarts Castle. Kami mengantri disini selama 30 menit, sangat berbeda dengan waktu pertama kali kesini, pada saat itu saya mengantri selama dua jam. Seperti yang sudah saya ceritakan di postingan saya sebelumnya, permainan Harry Potter and the Forbidden Journey ini menggunakan teknologi 4K3D, jadi sebelum menaikinya kita akan diberikan kacamata 3D. Dalam permainan ini kita akan merasakan petualangan Harry Potter dan kawan-kawan main quidditch, mengejar golden snitch, masuk hutan terlarang, menghadapi para dementor, dikejar naga dan menghadapi berbagai tantangan lainnya. Karena berbentuk 3D maka semua terasa nyata.

Setelah bermain kami mengeksplore Hogsmeade ke seluruh sudut-sudutnya. Kami keluar masuk toko-toko disana…, meskipun tidak membeli apapun 😉 Lalu kami membeli segelas Butterbeer. Cukup segelas saja dibuat minum bertiga hahaha…

IMG_7365
Minum Butterbeer

Sesuai dengan postingan saya sebelumnya, di Hogsmeade terdapat toko-toko seperti di cerita Harry Potter antara lain Honeydukes, Ollivanders, Zonko’s, Owl Post Office, Dervish and Banges. Selain itu juga ada Three Broomsticks, tempat makan guru-guru dan murid-murid Hogwarts.

Honeydukes

IMG_7387
Honeydukes

Di Honeydukes, kita akan menemukan berbagai macam permen kesukaan anak-anak Hogwarts, antara lain yang terfavorit adalah Bertie Bott’s Every-Flavour Beans (permen segala rasa) dan Chocolate Frogs (coklat kodok).

Ollivanders

IMG_7268
Ollivanders

Ollivanders, sebuah toko kecil berdebu tempat Harry Potter dan semua murid Hogwarts membeli tongkat sihir. Disini kita bisa memilih replika tongkat sihir dari masing-masing karakter di Harry Potter stories.

Zonko’s

IMG_7394
Zonko’s

Di toko favorit Fred dan George Weasley ini kita akan menemukan barang-barang unik dan ajaib yang ada di Harry Potter, seperti extendalble ears, teropong curigadan lain sebagainya.

Owl Post Office

IMG_7294
Owl Post Office

Seperti di film, ini adalah tempat kirim surat dengan postmark Hogsmeade. Disini kita juga menemukan berbagai macam alat tulis dan segala macam gift and toys.

Dervish and Banges

IMG_7310
Dervish and Banges

Dervish and Banges menyediakan semua kebutuhan untuk permainan Quidditch dan juga seragam sekolah Hogwarts termasuk jubah, scarf, dan dasi. Disini juga ada sapu terbang lho. Jadi kalo kalian ingin memakai pakaian dan aksesoris seperti murid-murid Hogwarts silahkan beli disini.

Selain toko-toko sihir disini juga ada Three Broomsticks, tempat makan favorit guru-guru dan murid-murid Hogwarts. Kami tidak memasukinya karena memang tidak berencana makan disana.

IMG_7316
Three Broomsticks

Atraksi sihir di Ollivanders

Saya mengajak teman-teman untuk melihat atraksi sihir di Ollivanders. Pada atraksi ini kita diajak memasuki sebuah ruangan yang merupakan toko milik Ollivanders bersama beberapa orang dan kemudian akan dipilih seseorang untuk mengikuti atraksi ini. Sedangkan yang lainnya melihat. And… guess what? Kali ini saya yang dipilih untuk mengikuti atraksi ini. Hehehe… pasti ini karena pakaian yang saya kenakan. Di dalam toko kecil yang berdebu ini, kita akan menyaksikan sebuah tongkat sihir memilih penyihirnya. Inti dari atraksi ini adalah memilih tongkat sihir yang cocok untuk saya. Ollivanders memberikan sebuah tongkat sihir untuk saya coba. Tongkat pertama ternyata tidak cocok, sihir yang saya lakukan tidak berhasil. Begitu pula dengan tongkat yang kedua. Akhirnya pada percobaan selanjutnya dengan tongkat ketiga, sihirnya berhasil. Jadi tongkat itulah yang paling cocok untuk saya… Cihuuyy ^_^

IMG_7450
Hutan Hogwarts

Setelah puas menjelajahi The Wizarding World of Harry Potter kami keluar dari area ini dan mencoba atraksi lain yaitu Jaws dan Jurasic Park-The Ride. Antrinya lumayan lama, sekitar satu jam. Selama disini kami hanya makan turkey leg yang dijual di salah satu kios. Harga turkey leg ini JPY 800, ukurannya cukup besar sehingga mengenyangkan dan rasanya pun enak.

IMG_7177
Nyender dulu di mobil antik

Hujan mulai turun, kami sudah kelelahan dan malas mengantri. Akhirnya kami hanya berjalan-jalan dan berfoto di spot-spot yang menarik. Sebelum hari gelap kami sudah keluar dari USJ karena malam ini kami berencana untuk berjalan-jalan di Shinsaibashi dan Dotonbori.

IMG_7522 (2)
Yellow Cab

 

IMG_7500
Jalannya sepi karena hujan