DSC05103
Philosopher’s Path

Kami melajutkan perjalanan dengan naik bus no. 100 dari Kiyomizumichi menuju Philosopher’s Path untuk menikmati bunga sakura yang sedang mekar. Philosopher’s Path adalah jalan batu yang berada di bagian utara Higashiyama district. Di sepanjang jalan ini berjajar ratusan pohon sakura yang mekar sekitar awal April setiap tahunnya. Di saat musim sakura seperti sekarang wisatawan memadati tempat ini untuk menikmati bunga sakura yang mekar hanya satu tahun sekali.

IMG_6543

Panjang Philosopher’s Path ini sekitar dua kilo meter mengikuti sebuah parit, dimulai dari Ginkakuji (Silver Pavilion) dan berakhir di sekitar Nanzenji. Jalan ini dinamakan Philosopher’s Path mengacu pada salah satu ahli filsafat ternama Jepang, Nishida Kitaro yang pernah mengatakan bahwa ia mempraktekkan meditasi ketika melintasi jalan ini pada saat pulang pergi menuju Kyoto University setiap hari.

IMG_6565

IMG_6575

Setelah menyusuri jalan yang panjang ini, hari semakin sore dan hujan gerimis turun. Wah kami ga bawa payung nih… kehujanan jadinya. Untungnya di pinggir jalan ada kios yang menjual payung. Kami memilih payung plastik transparan yang besar supaya bisa muat bertiga (ngirit hahaha…). Antrian untuk naik bus sudah mengular panjang, kami segera ikut mengantri karena khawatir bus nya akan semakin jarang yang lewat.

 

IMG_6528

 

Setelah turun dari bus kami langsung menuju Mc Donalds untuk makan malam. Mc D ini terletak di dekat halte bus Shijo Kawaramachi. Malam ini kami berencana untuk pergi ke Gion. Jadi setelah makan kami naik bus menuju Gion, tapi sayangnya setibanya di halte tujuan hujan turun sangat deras. Sepertinya tidak memungkinkan kalo kami memaksa berjalan ke lokasi, jadi akhirnya kami tidak jadi jalan-jalan di Gion.

IMG_6611
Shijo Kawaramachi

Kami kembali naik bus ke Shijo Kawaramachi dan memutuskan untuk mengunjungi Teramachi Dori, sebuah area yang dipenuhi pertokoan dan tempat makan. Disini kami membeli beberapa souvenir, saya membeli Daruma untuk koleksi pribadi dan gelas bergambar khas Jepang untuk oleh-oleh. Saya juga mencari magic towel (handuk yang bisa berubah gambar) tapi tidak menemukannya. Toko-toko disini kebanyakan hanya buka sampai pukul 8 malam, jadi waktu kami disana toko-toko tersebut sudah hampir tutup.

IMG_6615
Teramachi Dori

Kami kembali menuju hostel dengan berjalan kaki karena lokasinya sangat dekat dengan Teramachi Dori, ini adalah salah satu keuntungan menginap di Khaosan Kyoto Guesthouse. Sampai disini petualangan kami hari ini berkimono keliling Kyoto, sampai ketemu besok ^_^

IMG_6628

IMG_6607

IMG_6580