dsc_0062
Welcome to The Wizarding World of Harry Potter

Hari ini adalah hari terakhir perjalanan kami di Jepang. Pagi ini kami check out dari hostel sekalian membawa koper dan menitipkannya di stasiun. Kami akan menghabiskan waktu satu hari ini di Universal Studio Japan. Terus terang saja tujuan utama saya ke Universal Studio Japan adalah ke Wizarding World of Harry Potter karena saya adalah big fans of Harry Potter. Who doesn’t love Harry Potter?

Tiket masuk ke Universal Studio Japan adalah 7400 yen. Untuk masuk ke area Wizarding World of Harry Potter kita harus mengambil Timed Entry Ticket terlebih dulu. Jadi kita bisa masuk ke area ini sesuai dengan waktu yang tertera pada tiket kita. Sebelum memasuki dunia Harry Potter kita melewati jalan setapak yang suasananya seperti hutan Hogwarts. Kita juga bakal dengar suara-suara makhluk di hutan seperti kodok dengan musik legendaris Harry Potter. Dalam perjalanan menuju gerbang Hogsmeade kita akan menemukan mobil Weasley yang rusak di hutan, seperti yang diceritakan pada salah satu buku Harry Potter.

dsc_0058
Mobil Weasley

Hogsmeade

dsc_0079
Hogsmeade-nya rame banget

Tak lama kemudian sampailah kami di gerbang Hogsmeade, desa sihir yang terletak di dekat Hogwarts. Persis di baliknya ada Hogwarts Express, kereta yang membawa murid-murid Hogwarts dari London ke Hogwarts. Di Hogsmeade terdapat toko-toko seperti di cerita Harry Potter antara lain Honeydukes, Ollivanders, Zonko’s, Owl Post Office, Dervish and Banges. Selain itu juga ada Three Broomsticks dan juga Hog’s Head.

dsc_0064
Hogwarts Express

Honeydukes

dsc_0148
Honeydukes

Di Honeydukes, kita akan menemukan berbagai macam permen kesukaan anak-anak Hogwarts, antara lain yang terfavorit adalah Bertie Bott’s Every-Flavour Beans (permen segala rasa) dan Chocolate Frogs (coklat kodok).

20150613_111754
Aneka permen di Honeydukes

Ollivanders

20150613_152959
Ollivanders

Ollivanders, sebuah toko kecil berdebu tempat Harry Potter dan semua murid Hogwarts membeli tongkat sihir. Disini kita bisa memilih replika tongkat sihir dari masing-masing karakter di Harry Potter stories.

Zonko’s

dsc_0065
Zonko’s

Di toko favorit Fred dan George Weasley ini kita akan menemukan barang-barang unik dan ajaib yang ada di Harry Potter, seperti extendalble ears, teropong curigadan lain sebagainya.

Owl Post Office

dsc_0136
Owl Post Office
Seperti di film, ini adalah tempat kirim surat dengan postmark Hogsmeade. Disini kita juga menemukan berbagai macam alat tulis dan segala macam gift and toys.

Dervish and Banges

dsc_0102
Dervish and Banges

Dervish and Banges menyediakan semua kebutuhan untuk permainan Quidditch dan juga seragam sekolah Hogwarts termasuk jubah, scarf, dan dasi. Disini juga ada sapu terbang lho. Jadi kalo kalian ingin memakai pakaian dan aksesoris seperti murid-murid Hogwarts silahkan beli disini.

20150613_112029
Salah satu aksesoris yang dijual di Dervish and Banges

Choir of Hogwarts

dsc_0098
The Choir

Di salah satu sudut Hogsmeade juga terdapat panggung untuk street performance. Pada saat itu yang kami lihat adalah pertunjukan paduan suara murid-murid Hogwarts bersama dengan dua kodok yang berbakat. Paduan suara ini menampilkan perwakilan murid dari masing-masing asrama di Hogwarts, yaitu Gryffindor, Slytherin, Hufflepuff, dan Ravenclaw.

Three Broomsticks dan Hog’s Head

dsc_0149
Three Broomsticks

Three Broomsticks adalah tempat makan favorit guru-guru dan murid-murid Hogwarts. Sebenernya pengen banget makan siang disini, tapi mengingat Yen yang menipis jadi ga usah aja deh. Sedangkan di Hog’s Head kita bisa merasakan segarnya Butterbeer dengan harga JPY 650 untuk gelas biasa dan JPY 1000 untuk gelas khusus seperti di film yang bisa dibawa pulang sebagai souvenir.

20150613_162420
Enjoy Butterbeer

Hogwarts Castle

dsc_0071a
Hogwarts Castle

Setelah melewati toko-toko di Hogsmeade kita akan menemukan Hogwarts Castle. Di dalam kastil ini terdapat atraksi permainan Harry Potter and the Forbidden Journey yang tidak boleh kalian lewatkan karena sangat sangat seru. Tapi masalahnya antrian untuk masuk ke dalam kastil ini sudah mengular panjang sekali. Saya mengantri selama dua jam untuk masuk kesini. Sepertinya saya memang salah strategi, harusnya saya memilih Timed Entry Ticket yang paling pagi untuk masuk ke Wizarding World of Harry Potter, jadi antrian belum terlalu menumpuk. Karena ternyata tidak ada batasan waktu yang bisa kita habiskan di area ini. Jadi mau disini sampe sore pun boleh.

dsc_0076
Antrinya sampe dua jam

Setelah dua jam yang melelahkan dan membosankan akhirnya kita bisa masuk ke dalam kastil. Kastil ini persis seperti di buku ceritanya, ada lukisan-lukisan yang bergerak, termasuk lukisan The Fat Lady, ada tangga-tangga yang bergerak, dan juga kantor Dumbledore. Sayangnya kita tidak bisa mengambil gambar disini karena semua barang harus dititipkan di locker.

castle-walk
Lukisan The Fat Lady – foto diambil dari http://www.usj.co.jp

Harry Potter and the Forbidden Journey 4X3D

harry-potter-and-the-forbidden-journey_main_v
Seru banget nih – foto diambil dari http://www.usj.co.jp

Permainan Harry Potter and the Forbidden Journey ini menggunakan teknologi 4K3D, jadi sebelum menaikinya kita akan diberikan kacamata 3D. Dalam permainan ini kita akan merasakan petualangan Harry Potter dan kawan-kawan main quidditch, mengejar golden snitch, masuk hutan terlarang, menghadapi para dementor, dikejar naga dan menghadapi berbagai tantangan lainnya. Karena berbentuk 3D maka semua terasa nyata. Pokoknya sangat seru.

Flight of Hippogriff

flight-of-the-hippogriff_main_v
Flight of Hippogriff – foto diambil dari http://www.usj.co.jp

Di luar Hogwarts Castle juga ada permainan roller coaster yang bisa dinaiki anak-anak, yaitu Flight of Hippogriff. Dengan menaiki atraksi ini kita bisa merasakan sensasi terbang menaiki Hippogriff. Tapi kami sudah terlalu lelah untuk mengantri lagi, jadi kami melewatkan permainan itu. Antrian Flight of Hippogriff ini cukup banyak juga, jadi disarankan untuk mengantri atraksi utama yaitu Harry Potter and Forbiden Journey terlebih dulu.

Atraksi sihir di Ollivanders

Pada atraksi ini kita diajak memasuki sebuah ruangan bersama beberapa orang dan kemudian akan dipilih seseorang (biasanya seorang anak) untuk mengikuti atraksi ini. Sedangkan yang lainnya melihat. Inti dari atraksi ini adalah memilih tongkat sihir yang cocok untuk anak itu. Ollivanders memberikan sebuah tongkat sihir untuk dicoba oleh anak tersebut. Tongkat pertama ternyata tidak cocok, sihir yang dilakukan tidak berhasil. Begitu pula dengan tongkat yang kedua. Akhirnya pada percobaan selanjutnya dengan tongkat ketiga, sihirnya berhasil. Jadi tongkat itulah yang paling cocok untuk anak tersebut.

dsc_0147
Wanted !!! Sirius Black

Setelah puas menjelajahi area Wizarding World of Harry Potter kami masih sempat menuju area lain walau tidak banyak karena antrian di setiap wahana sangat panjang. Jika punya uang lebih kalian bisa membeli Express Pass supaya tidak perlu mengantri lama di wahana-wahana favorit. Pukul 6 sore kami sudah bersiap untuk berangkat ke airport.

It’s time to go home now. What a wonderful journey in Japan ^_^

Arigatōgozaimashita

dsc_0088
I’ll be back… Insya Allah