dsc_0911
Osaka Castle

Tadi malam kami naik Willer Bus dari Tokyo Disneyland menuju Osaka. Pukul 7 pagi kami tiba di Osaka kemudian cuci muka, ganti baju, nitip koper, lalu berangkat ke Osaka Castle. Dari Osaka Station kami naik JR Loop Line dan turun di Osakajokoen Station. Halaman Osaka Castle ini sangat luas, jadi jarak antara stasiun dengan kastilnya cukup jauh. Berhubung belum sarapan, maka kami berhenti dulu di halaman kastil ini untuk memakan bekal kami.

dsc_0847
Sarapan onigiri di pinggir parit

Sejarahnya, sebelum menjadi Osaka Castle, pada tahun 1496 berdiri sebuah kuil bernama Honganji Temple. Hingga akhirnya seorang daimyo bernama Nobunaga Oda menguasai kuil setelah memenangkan pertempuran, dan membakarnya pada tahun 1580. Setelah Nobunaga Oda tewas terbunuh pada tahun 1582 di Honnoji Temple, kekuasaan berpindah kepada bawahannya Hideyoshi Toyotomi. Berniat untuk meneruskan ambisi Nobunaga untuk menyatukan Jepang, ia memulai pembangunan Osaka Castle pada tahun 1583. Pada tahun 1629, Osaka Castle telah selesai dibangun sepenuhnya. Namun, Restorasi Meiji hingga Perang Dunia ke-II kembali merusak struktur asli Osaka Castle. Barulah tahun 1955 Osaka Castle mendapat pengakuan sebagai “Situs Bersejarah Spesial” oleh Pemerintah Jepang.

dsc_0900

Osaka Castle yang dahulu menjadi simbol Hideyoshi Toyotomi sekarang menjadi simbol Kota Osaka dan dikunjungi banyak wisatawan setiap tahunnya, baik wisatawan domestik Jepang maupun wisatawan asing. Pengunjung akan melewati tembok dari batu granit dan 13 struktur yang tersebar di Osaka Castle. Setiap bagiannya turut diakui sebagai bagian budaya penting oleh Pemerintah Jepang. Melewati tembok batu, perjalanan dilanjutkan menuju Osaka Castle Park, area seluas 106,7 hektar yang ditumbuhi oleh berbagai jenis tumbuhan. Taman ini memiliki 600 pohon sakura, 95 bunga aprikot, dan 1250 pohon lainnya.

dsc_0951

Kemudian kita bisa masuk ke dalam kastil dengan membayar tiket JPY 600. Di dalamnya, terdapat museum dengan berbagai diorama dan beragam barang lainnya tentang sejarah Osaka Castle. Di lantai atas, pengunjung bisa menikmati keindahan kota Osaka observation deck dengan ketinggian lebih dari 50 meter. Kastil ini dibuka setiap hari mulai pukul 09.00-17.00 (libur hanya pada tanggal 28-31 Januari). Pengunjung juga bisa berfoto mengenakan baju zirah Shogun dengan biaya JPY 300. Oya, di lantai dasar ada souvenir shop yang cukup lengkap. Saya membeli snow ball berbentuk Osaka Castle seharga JPY 1080. Selain itu juga ada pajangan berbentuk piring, replika Osaka Castle, replika ketopong samurai, dll. Disini juga ada mesin yang bisa mencetak nama kita di koin bergambar Osaka Castle. Koin berwarna emas ini bisa dijadikan gantungan kunci atau bandul kalung.

dsc_0980
Diorama peperangan zaman samurai

Setelah mengunjungi Osaka Castle, kami menuju Shinsaibashi Suji Shopping Arcade untuk berbelanja hingga malam. Shinsaibashi terdiri dari toko-toko yang berjejer di sepanjang sebuah gang. Selain butik-butik kecil, disini juga ada Zara, H&M, Uniqlo, Daiso, Kit Kat, dll. Malam ini kami menginap di J-Hoppers Osaka Guesthouse yang terletak di Fukushima Street.

dsc_0003
Shinsaibashi Suji
img1481860167444
Koin yang sudah tercetak nama saya