DSC_0145
Kiyomizudera Temple

Pagi ini saya bangun dengan perasaan bahagia ^_^ Kami berencana untuk menyewa kimono hari ini. Salah satu alasan saya memilih guesthouse ini karena letaknya yang dekat pasar Kawaramachi. Disitu ada tempat-tempat penyewaan kimono. Sebelum berangkat kami check out dulu dan menitipkan koper di resepsionis. Karena waktu liburan kami di Jepang ini sangat singkat jadi kami hanya punya waktu di Kyoto selama dua hari satu malam. Malam ini kami sudah harus naik bus malam ke Tokyo.

20150606_095303
Khaosan Kyoto Guesthouse

 Kami berjalan menyusuri pasar Kawaramachi, sebenernya ini bentuknya toko-toko gitu sih, bukan pasar. Pagi itu masih banyak toko yang tutup, dan ternyata toko yang kami tuju juga masih tutup, siang bukanya. Akhirnya kami muter-muter lagi nyari toko penyewaan kimono yang sudah buka. Akhirnya ketemu deh. Di toko ini ada beberapa macam kimono dengan harga yang berbeda. Harganya mulai dari 2500 yen, 3000 yen dan 3500 yen. Yang harga 2500 yen motifnya sangat sederhana dan kurang menarik. Kami pun menawar supaya yang harganya 3000 yen jadi 2500 yen. Karena kami berenam jadi bargaining powernya lebih kuat. Hahaha… Pemilik toko akhirnya setuju dengan harga itu, sudah include tata rambut tapi tidak termasuk jepit bunga seharga 200 yen. Saya memilih kimono warna putih dengan bunga-bunga merah muda. Kami bergantian dipakaikan kimono oleh pemilik toko dan ditata rambutnya. Pukul 12 siang kami akhirnya kami selesai didandani. Lihat nih… cute kaann…

20150606_123249
Di toko penyewaan kimono

Karena hari sudah siang jadi kami hanya bisa ke satu tempat wisata saja. Sebenarnya kami berencana ke Kinkakuji Temple dan Kiyomizudera Temple. Tapi gak mungkin kalo dua-duanya secara kimono ini harus dikembalikan pada pukul 5 sore, sementara sekarang udah jam 12 an. Jadi kami putuskan untuk ke Kiyomizudera saja. Kami naik bus dari Shijo Kawaramachi, kemudian turun Kiyomizu-michi bus stop. Kyoto merupakan kota pariwisata, oleh karena itu banyak wamita-wanita berkimono seperti kami ini di jalan serta di dalam bus kota.

Setelah turun dari bus kami harus berjalan di jalan yang menanjak. Alhamdulillah hari itu cerah (panas). Daerah ini bernama Higashiyama District, di kanan kiri jalan terdapat kios-kios penjual souvenir dan kios makanan. Setelah sampai di atas kami istirahat dulu sebelum masuk ke Kiyomizudera Temple. Tiket masuknya adalah 300 yen per orang.

DSC_0238
Kiyomizudera Temple

Kiyomizudera Temple mempunyai makna kuil air suci. Kuil ini ditemukan pada tahun 780 di dekat mata air Otowa di timur Kyoto. Dari sinilah kuil ini mendapatkan namanya. Kiyomizudera Temple merupakan salah satu kuil yang paling terkenal di Jepang dan ditetapkan menjadi UNESCO World Heritage Site pada tahun 1994. Kuil ini terkenal dengan panggung kayu yang berada di hall utama-nya. Disini pengunjung bisa menikmati pemandangan ratusan pohon cherry dan maple dan juga kota Kyoto di kejauhan. Pada saat musim semi dan gugur pemandangan ini sangat indah karena daun-daunnya berwarna warni, tapi karena saat ini musim panas jadi ya warnanya cuma hijau.

DSC_0217
Otawa Waterfall

Di bawah hall utama Kiyomizudera Temple terdapat Otawa Waterfall. Air dari Otawa waterfall ini dibagi menjadi tiga aliran terpisah. Pengunjung menggunakan gayung bergagang panjang untuk mengambil air dan kemudian meminumnya. Konon, setiap aliran air ini mempunyai manfaat yang berbeda yaitu umur panjang, kesuksesan, dan keberuntungan dalam kehidupan cinta. Nah… ayo mau milih yang mana??? Harus milih karena kalo mau minum semuanya maka dianggap serakah. Berhubung kami gak percaya yang beginian dan antrinya juga panjang banget maka kami cuma foto aja mejeng di depan Otawa waterfall.

 

Setelah puas menikmati pemandangan di Kiyomizudera Temple, kami berjalan menuju Ninenzaka dan Sannenzaka Stairs. Jalan ini dipenuhi rumah-rumah tradisional Jepang sehingga berasa kembali ke masa lalu. Rumah-rumah ini sekarang difungsikan menjadi toko, cafe dan restoran. Bagus banget berfoto disini dengan memakai kimono.

DSC_0259
Salah satu sudut Higashiyama
DSC_0371
Ninenzaka Sanenzaka Stairs

Tidak terasa waktu sudah hampir pukul 5 sore, kami harus kembali ke Kawaramachi untuk mengembalikan kimono. Toko penyewaan kimono tutup sebelum pukul 6. Setelah mengembalikan kimono sekarang waktunya belanja di pasar Kawaramachi. Saya mencari mysterious towel yang bisa berubah gambarnya. Handuk ini bergambar wanita Jepang yang memakai kimono. Jika kena air panas, gambar kimono yang dipakai akan hilang, jadi gambarnya wanitanya jadi naked gitu. Nyari handuk ini perlu perjuangan juga karena penjaga toko gak bisa bahasa inggris semua. Mereka gak ngerti apa itu towel. Tapi meski gak ngerti bahasa inggris mereka berusaha menangkap maksud saya setelah saya memeragakan adegan mandi. Phiufff…. Akhirnya seorang penjaga toko tau apa yang saya cari dan dia menggambar handuk bergambar wanita berkimono lalu gambar kedua wanitanya naked. Tapi sayangnya toko itu ga menjual mysterious towel, dia menyuruh saya ke toko lain yang tidak jauh dari situ. Berbekal gambar dari penjaga toko tadi saya jadi lebih mudah mencari mysterious towel ini dan akhirnya nemu juga handuk yang dicari-cari.

20150606_185220
Ini dia si Mysterious towel

Sebelum berangkat ke Kyoto Station kami makan dulu di Mc Donalds deket hostel. Setelah makan kami ambil koper kemudian naik bus ke Kyoto Station. Tarif Willer bus dari Kyoto ke Tokyo dengan tipe Relax Seat adalah 5800 yen per orang. Di Kyoto Station kami bertanya ke petugas disana tempat pemberhentian Willer Bus. Disini saya agak panik juga karena tourist information centernya udah tutup dan petugas-petugas disana gak bisa bahasa inggris. Ternyata kami harus naik dulu ke atas lalu jalan dan turun lagi ke bawah trus nyebrang jalan. Alhamdulillah akhirnya nemu dan kami duduk menunggu bus kami datang.

20150606_163255
Belum puas menjelajahi Kyoto… Semoga ada rezeki lagi buat datang kesini