Ngon Ping Village
Ngon Ping Village

Jadwal kami di hari pertama ini adalah naik cable car ke Ngon Ping, lalu naik ke Sky 100, kemudian melihat Museum of History. Sorenya kami akan ke Avenue of Stars dan malamnya berbelanja di Ladies Market. Cukup padat ya jadwalnya….

Ngon Ping Cable Car 360

Cable Car
Ngon Ping Cable Car
di dalam cable car
di dalam cable car

Pagi itu kami membeli sarapan di Seven Eleven. Saya makan noodle cup dan Rere makan sepotong roti. Kemudian kami berangkat menuju Ngon Ping yang letaknya di Lantau Island. Kami naik MTR Tsuen Wan Line dan turun di Lai King Station. Kemudian kami berganti jalur Tung Chung Line dan turun di Tung Chung Station Keluar di Exit B. Begitu keluar dari MTR Station kita akan menjumpai Citygate Outlet, tak jauh dari situ berdirilah Cable Car Station. Kami sampai disana sebelum pukul 10.00, cable car belum beroperasi, tapi antriannya sudah lumayan panjang. Ada dua macam cable car disini, yang satu standar dan satunya crystal cabin. Kami memilih crystal cabin dengan harga HK 190 round trip per orang. Crystal cabin ini maksudnya lantainya terbuat dari kaca, jadi bisa melihat pemandangan tepat dibawah kaki kita. Asyiikk kan.. ngeri-ngeri gimana gitu.

Kami menaiki cable car bersama enam orang lainnya. Jalur cable car ini cukup panjang sekitar 5,7 km melewati pepohonan yang hijau, bukit, dan lautan di bawah kami. Hong Kong International Airport dan Giant Buddha Statue juga terlihat dari ketinggian. Kami menikmati perjalanan dan berfoto-foto sepanjang jalan. Begitu turun dari cable car kami melewati souvenir shop. Disana kami ditawari foto kami berdua di cable car yang diambil fotografer sebelum cable car berjalan. Selain dalam bentuk lembaran foto, mereka juga membuat foto kami menjadi gantungan kunci dan hiasan snow ball. Tapi karena harganya cukup mahal kami tidak membelinya. Mending buat yang lain duitnya.

DSC_0098
Big Buddha
Jalanan di Ngon Ping Village
Jalanan di Ngon Ping Village

Udara di Ngon Ping Village ini sangat sejuk dan pada saat itu sedang mendung, jadi ga perlu kepanasan deh. Kami berjalan menuju Giant Buddha Statue melewati toko-toko di sepanjang jalan yang menjual souvenir, teh, makanan, dll. Di jalan kami juga menjumpai cable car – cable car jaman dahulu kala dari berbagai negara yang bentuknya lucu-lucu. Ada yang dari Perancis, Spanyol, Austria, China, Swiss, dan Brazil. Setelah melewati deretan toko kami melewati jalan yang di kanan kirinya berdiri patung Jenderal-Jenderal China. Kemudian ada gapura besar khas China berwarna putih. Disini saya merasa seperti kembali ke Beijing karena suasananya sangat mirip, bentuk gapuranya serta pagarnya. Patung Budha di Ngon Ping ini adalah patung Budha duduk terbesar di dunia. Patung ini terbuat dari perunggu, untuk naik ke atas harus melewati sekitar 268 anak tangga. Ihhh males aahhh…. Dasar kami memang pemalas jadi kami berfoto-foto di anak tangga paling bawah. Hihihi… Perjalanan kami kan masih panjang, jadi harus simpan tenaga dong buat besok-besok.

Cable Car dari berbagai negara
Cable Car dari berbagai negara

Kemudian kami kembali ke cable car station, kali ini kami menaiki cable car hanya berdua saja, tidak ada pengunjung lain. Jadi dipuas-puasin deh foto dengan berbagai gaya di dalam cable car, mulai dari gaya duduk, berdiri, sampai ngesot di lantai kaca. Hehehe…

Crystal Cabin
Crystal Cabin

Turun dari cable car hari sudah siang, oleh karena itu kami mampir makan dulu di Citygate Outlet. Citygate outlet ini adalah Factory Outlet yang menjual barang-barang bermerek dengan harga sedikit miring (katanya sih). Ada Giordano Outlet, Esprit Outlet, Dr Kong, Bossini dan masih banyak lagi. Tapi karena dari awal tujuan saya ke Hong Kong adalah murni travelling, jalan-jalan melihat tempat wisata, bukan wisata belanja, maka lewatin aja deh semua outlet-outlet itu. Kami langsung menuju restoran Mc Donalds yang berada di lantai 2. Makan di Mc D ini harganya HKD 21.5 per orang.

20140609_114622
Say Hii from Ngon Ping

Sky 100

Sky 100
Sky 100

Setelah makan kami melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya yaitu Sky 100.  Sky 100 ini adalah tempat untuk melihat panorama Hong Kong dari gedung tinggi. Sky 100 terletak di lantai 100 gedung tertinggi di Hong Kong yaitu International Commerce Centre (ICC). Dari Tung Chung Station hanya perlu sekali naik MTR Tung Chung Line dan turun di Kowloon Station. Kowloon Station ini terhubung dengan gedung ICC, tinggal ikuti saja petunjuk arah menuju ICC. Setelah berada di area ICC ikuti petunjuk arah menuju Sky 100.

Pada saat berada di Sky 100 kami diberitahu bahwa deck Selatan tidak bisa dimasuki karena sudah direservasi untuk acara private. Sky 100 ini merupakan indoor observation deck yang menawarkan pemandangan 360 derajat yang menakjubkan dari Victoria Harbour. Meskipun deck Selatan ditutup kami tetap masuk ke Sky 100. Kemudian kami diantar menuju lift untuk naik ke lantai 100. Lift ini berkecepatan tinggi, mampu naik menuju lantai 100 hanya dengan waktu 60 detik saja. Di lantai 100 ini kami menikmati pemandangan Hong Kong dari berbagai sisi. It was a great view……

DSC_0294
a great view
DSC_0209
Daftar gedung-gedung tertinggi di dunia

Di observation deck ini juga terdapat booth-booth untuk berfoto. Ada juga replika ricksaw, becak khas China yang bisa kami naiki. Tapi cuma buat foto doang yaaa, ga bisa jalan becaknya. Di sini juga terdapat gambar gedung-gedung tertinggi di dunia mulai dari urutan pertama sampai ke-10. ICC menempati urutan kelima gedung tertinggi di dunia dengan tinggi 490 meter. Sedangkan yang menempati urutan pertama tentu saja adalah Burj Khalifa Dubai dengan tinggi mencapai 828 meter. yaaahhh Dubai memang lebayyy…..

Naik ricksaw
Naik ricksaw

Hong Kong Museum of History

Tram
Salah satu koleksi museum, Tram
Terminal Bus
Terminal Bus

Tujuan berikutnya adalah Hong Kong Museum of History yang terletak di 100 Chatham Road South, Tsim Sha Tsui East. Dari ICC menuju ke museum ini kami harus naik bus supaya bisa turun persis di depannya. Kami berjalan menuju Kowloon Railway Station Terminal yang lokasinya berdekatan dengan ICC, tinggal ikuti saja petunjuk arahnya. Di terminal bus ini kami naik Bus No 8 dan turun di Hong Kong Museum of History bus stop. Pada saat memasuki terminal bus kami sempat bingung kenapa terminalnya sepi sekali, disana hanya ada kami yang mau naik bus. Jadi bingung mau tanya ke siapa. Lalu kami mencari bus no 8. Ketemu sih, tapi kok bus nya tertutup dan tidak ada sopirnya. Gimana nih…. Tapi untungnya tak lama kemudian ada seorang wanita setengah baya masuk ke pintu sopir. Oh ternyata dia sopirnya. Dengan bahasa isyarat, dia menyuruh kami untuk segera naik ke bus. Kemudian bus nya pun langsung berangkat, ga pake nunggu penumpang yang lain. Di dalam bus kami sempat bingung dimana nanti turunnya, mana ibu sopirnya ga bisa bahasa inggris. Untungnya di bus ada pemberhentian next stop-nya, jadi dengarkan baik-baik.

DSC_0307
Hong Kong Museum of History

Kami turun di Museum of History bus stop kemudian jalan sedikit memasuki museumnya. Harga tiket masuk ke museum ini adalah HKD 10 per orang. Museum ini buka tiap hari Senin, Rabu s.d. Minggu pada pukul 10.00 s.d. 18.00. Jadi tiap hari selasa tutup. Di Hong Kong, hampir semua museumnya memberikan gratis tiket masuk pada hari Rabu. Tapi karena hari Rabu sudah kami jadwalkan untuk ke Disneyland maka hari Senin ini kami ke museum. Lagian HK 10 doang gitu lho… Ciihh sombong….

Kapal tradisional Cina
Kapal tradisional Cina

Hong Kong Museum of History berisi sejarah dan perkembangan Hong Kong, mulai dan masa pra sejarah hingga kini. Ruang pamernya terdiri dari dua lantai dengan luas sekitar 7.000m2. Isi museum ini cukup lengkap, ada flora dan fauna asli China, kapal tradisional, baju adat, rumah-rumah jaman dahulu beserta perabotannya, Barongsai, upacara adat, peralatan untuk melaut, peralatan untuk bertani, tram, toko kelontong, dsb. Kalo mau narsis disini tempat yang tepat, karena banyak spot buat berfoto. Kapal tradisional dan trem bisa dinaiki, jadi bisa berfoto diatasnya. Di lantai dua terdapat gang yang kanan kirinya berdiri toko-toko, jadi seperti berada di kota Hong Kong pada masa lampau.

DSC_0415
Jalanan Hong Kong jaman dulu

Di sebelah Museum of History juga terdapat Science Museum. Tapi karena kami keluar dari Museum of Histrory sudah terlalu sore maka kami tidak sempat masuk ke Science Museum. Tiket masuk ke Science Museum ini adalah HKD 25 per orang. Waktu operasionalnya juga sama dengan Museum of History.

arak-arakan
arak-arakan

Avenue of Stars

Avenue of Stars
Avenue of Stars
DSC_0473
The Hong Kong Film Awards Statue

Tujuan kami selanjutnya adalah Avenue of Stars yang terletak di Tsim Sha Tsui waterfront. Untuk menuju kesana bisa ditempuh dengan menaiki bus no 8 atau 8A dan turun di East Tsim Sha Tsui. Tujuan kami ke Avenue of Stars adalah untuk melihat Symphony of Lights. Symphony of Lights adalah suatu pertunjukan lampu-lampu dan laser yang dinyalakan oleh gedung-gedung yang berada di Hong Kong Island mengikuti irama lagu. Pertunjukan ini dimulai tepak pukul 20.00 setiap hari.

Kami sampai di Avenue of Stars saat hari sudah hampir gelap. Jadi kami berfoto-foto dulu sebelum hari gelap. Avenue of Stars adalah icon dari Hong Kong. Pemandangan yang kita lihat di Avenue of Stars adalah gedung-gedung pencakar langit di Hong Kong Island di seberang lautan yang sangat iconik. Belum sah ke Hong Kong kalo belum berfoto dengan latar belakang gedung-gedung ini.

DSC_0485
Patung properti film

DSC_0528
Pemandangan waktu malam

Ketika hari mulai gelap kami duduk di bangku yang berjejer di Avenue of Stars menunggu pertunjukan Symphony of Lights dimulai. Pukul 20.00 pertunjukan dimulai, suara musik mengalun diiringi lampu-lampu di gedung-gedung pencakar langit yang menyala bergantian. Sinar laser menyorot dari atas gedung-gedung ke angkasa. Keren lah pokoknya….

Symphony of Lights
Symphony of Lights

Ladies Market

Agenda terakhir hari ini adalah…. SHOPPING…. HOOreeee……..

Mongkok
Mongkok

Meskipun badan sudah sangat lelah tapi kalo mau shopping bisa seger lagi deh. Oya, seperti komitmen awal saya, shopping yang saya lakukan ini adalah untuk membeli souvenir khas Hong Kong untuk oleh-oleh dan diri sendiri. Harus setia pada komitmen yaa…. Hahaha…

Untuk menuju Ladies Market naiklah MTR Tsuen Wan Line dan turun di Mongkok Station. Ladies Market ini terletak di Tung Choi Street. Jalan ini ditutup untuk kendaraan, di kanan kiri berdiri lapak-lapak pedagang yang menjual berbagai barang. Kebanyakan yang dijual adalah souvenir berupa pajangan, magnet kulkas, gantungan kunci, flash disc, kaos-kaos Hong Kong, tas etnik China, tas kw, dll. Disini saya membeli oleh-oleh berupa gantungan kunci seharga HKD 40 per set (1 set isi 6), gantungan kunci Disney seharga HKD 70 per set (1 set isi 5), magnet kulkas seharga HKD 100 untuk 8 buah, dan magnet kulkas Disney seharga HKD 100 untuk 6 buah. Kita harus pintar-pintar menawar disini, tawar saja dengan harga serendah-rendahnya. Selain itu saya juga membeli dua buah pajangan bergambar landmark Hong Kong seharga HKD 50 dan HKD 100.

Berhubung waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 dan kaki saya rasanya sudah mau putus, kami akhirnya kembali ke hostel. Sebenernya masih banyak oleh-oleh yang belum terbeli. Mau beli kaos Hong Kong juga udah ga sempat. Mau milih-milih flash disc yang lucu-lucu juga udah ga ada waktu. Semoga besok malam kami bisa kesini lagi atau mungkin ke Temple Street Night Market.